Sebuah laboratorium rahasia di Kobe menjadi episentrum dari terobosan teknologi dalam dunia olahraga. Institut Sains Olahraga ASICS (ISS) tidak hanya membedah setiap gerakan atlet secara mendetail, tetapi juga memanfaatkan data tersebut untuk menciptakan sepatu olahraga dan gaya hidup terbaik. Dibalik dinding-dinding berkeamanan tinggi ini, diformulasikan teknologi yang tidak hanya menargetkan atlet kelas dunia, tetapi juga penggemar sneaker yang menginginkan kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari.
Pusat Penelitian yang Sci-Fi
ISS, yang didirikan pada 1985 dan beroperasional penuh sejak 1990, berfungsi sebagai pusat inovasi utama ASICS. Pusat riset ini unik karena mencakup semua tahap siklus pengembangan produk mulai dari analisis awal hingga uji coba produk akhir. Biomechanics Lab yang terdapat di dalam ISS adalah inti dari semua aktivitasnya, di mana teknologi canggih digunakan untuk menganalisis setiap gerak atlet secara detail.
Dari Gurita ke Inovasi Alas Kaki
Kisah pendiri ASICS, Kihachiro Onitsuka, menemukan inspirasi inovatif dari salad gurita menjadi legenda. Potongan gurita yang menempel pada mangkuk memberikan ide akan sol sepatu dengan daya cengkeram maksimal. Sepatu revolusioner pertama ini membawa perubahan besar dalam performa pemain basket dengan kemampuannya yang sempurna dalam menambah cengkeraman saat berakselerasi atau berputar.
Riset dan Pengembangan Tiada Henti
ISS tak hanya fokus pada biomekanika, tetapi juga terus mengembangkan dan menyempurnakan sistem bantalan GEL yang pertama kali muncul pada 1986. Sistem ini dibuat untuk menyerap gaya benturan vertikal guna mengurangi getaran yang diterima persendian ketika berlari. Penelitian juga melibatkan penggunaan Weather Simulator yang menguji performa produk dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem.
Robotika untuk Ketahanan Produk
Robot evaluasi ketahanan outsole adalah bagian tak terpisahkan dalam uji coba. Lengan robotik yang diprogram dengan pola lari manusia mampu menyimulasikan jarak mil yang setara dengan berbulan-bulan penggunaan hanya dalam waktu singkat. Ini memastikan setiap desain sepatu memenuhi standar tinggi dalam hal ketahanan dan performa melalui analisis ilmiah yang ketat.
ASICS SportStyle: Inovasi Harian yang Fashionable
Manfaat dari teknologi ISS tidak berhenti pada atlet saja tetapi diterjemahkan ke dalam koleksi ASICS SportStyle. Sepatu-sepatu ini menggabungkan teknologi warisan ASICS dengan desain estetis yang modern. Divisi ini tidak hanya menjadikan kenyamanan sepatu sehari-hari sebagai prioritas, tetapi juga melibatkan kolaborasi dengan desainer terkenal yang menambah daya tarik setiap produknya.
Pendekatan ASICS dalam mengembangkan produk ternyata lebih dari sekadar mengikuti arus tren tetapi mencari sinergi kreatif dengan mitra yang sejalan dengan nilai-nilai mereka. Kiko Kostadinov menjadi salah satu kolaborator yang membantu membentuk DNA ASICS dengan gaya yang tak hanya inovatif tetapi tetap abadi. Melalui kolaborasi ini, ASICS berhasil mendorong batasan industri yang ada.
Pada akhirnya, ASICS Institute of Sport Science tidak hanya menjadi sumber inovasi teknologi tetapi juga jembatan antara ilmu pengetahuan dan olahraga. Setiap produk yang dihasilkan bukanlah objek biasa, melainkan manifestasi dari pengabdian untuk meraih puncak performa atletik dan menjadikan kenyamanan bagian dari kehidupan sehari-hari. Sepatu ASICS kini lebih dari sekadar alas kaki; mereka adalah simbol dari komitmen terhadap jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat, sejalan dengan filosofi Anima Sana In Corpore Sano.







